Doa Kumail

Doa Kumail

Luangkan waktu kawan-kawan untuk membaca do'a berikut.. semoga hati kita bisa ikut melebur bersama alunan do'a kita...
Berikut ini adalah teks doa Kumail ibnu Ziyad (dari www.aviny.com) dan terjemahannya (oleh Muhammad Habibie Amrullah). Anda dapat mendownload audio pembacaan doa ini di sini (link dari www.duas.org). sumber: hauzahmaya.com
اَللّهُمَّ اِنّى اَسْئَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتى وَسِعَتْ كُلَّ شَىْءٍ
Ya Allah, aku memohon demi rahmat-Mu yang mencakup segala sesuatu;
وَ بِقُوَّتِكَ الَّتى قَهَرْتَ بِها كُلَّ شَىْءٍ
dan demi kekuatan-Mu yang menundukkan segalanya;
وَ خَضَعَ لَها كُلُّ شَىْءٍ وَ ذَلَّ لَها كُلُّ شَىْءٍ
dan segalanya tunduk dan hina di hadapannya (kekuatan-Mu);
وَ بِجَبَرُوتِكَ الَّتى غَلَبْتَ بِها كُلَّ شَىْءٍ
dan dengan jabarut-Mu yang mana Engkau memenangkan segala sesuatu dengannya;
وَ بِعِزَّتِكَ الَّتى لا يَقُومُ لَها شَىْءٌ
dan dengan kemuliaan-Mu yang mana tidak ada satupun yang bisa berdiri menandinginya;
وَ بِعَظَمَتِكَ الَّتى مَلاَتْ كُلَّ شَىْءٍ
dan dengan keagungan-Mu yang telah memenuhi segala sesuatu;
وَ بِسُلْطانِكَ الَّذى عَلا كُلّ شَىْءٍ
dan dengan kekuasaan-Mu yang lebih tinggi dari segala sesuatu;
وَ بِوَجْهِكَ الْباقى بَعْدَ فَناَّءِ كُلِّ شَىْءٍ
dan demi wajah-Mu yang kekal setelah fananya segala sesuatu;
وَ بِأَسْمائِكَ الَّتى مَلاَتْ اَرْكانَ كُلِّ شَىْءٍ
dan dengan nama-nama-Mu yang telah memenuhi rukun segala sesuatu (menjadi pondasi dan asas segala sesuatu);
وَ بِعِلْمِكَ الَّذى اَحاطَ بِكُل شَىْءٍ
dan dengan ilmu-Mu yang meliputi segala sesuatu;
وَ بِنُورِ وَجْهِكَ الَّذى اَضاَّءَ لَهُ كُلُّ شىْءٍ
dan dengan cahaya wajah-Mu yang karenanya segala sesuatu tersinari.
يا نُورُ يا قُدُّوسُ
Wahai Cahaya, wahai Yang Maha Suci,
يا اَوَّلَ الاْوَّلِينَ وَ يا آخِرَ الآ خِرينَ
wahai dzat Yang Lebih Awal dari segala yang awal, dan Lebih Akhir dari segala yang akhir.
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِىَ الذُّنُوبَ الَّتى تَهْتِكُ الْعِصَمَ
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang telah mengoyak tirai penjaga.
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِىَ الذُّنُوبَ الَّتى تُنْزِلُ النِّقَمَ
Ya Allah ampunilah dosa-dosaku yang telah menurunkan amarah-Mu.
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِىَ الذُّنُوبَ الَّتى تُغَيِّرُ النِّعَمَ
Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang telah merubah nikmat-nikmat.
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لىَ الذُّنُوبَ الَّتى تَحْبِسُ الدُّعاَّءَ
Ampunilah dosa-dosakuyang telah menghalangi naiknya doa (kepada-Mu).
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِىَ الذُّنُوبَ الَّتى تُنْزِلُ الْبَلاَّءَ
Ya Allah ampunilah dosa-dosaku yang telah menurunkan bencana.
اَللّهُمَّ اغْفِرْلى كُلَّ ذَنْبٍ اَذْنَبْتُه
Ya Allah ampunilah segala dosa yang telah aku kerjakan
وَ كُلَّ خَطَّيئَةٍ اَخْطَاْتُها
dan segala kesalahan yang telah daku lakukan.
اَللّهُمَّ اِنّى اَتَقَرَّبُ اِلَيْكَ بِذِكْرِكَ
Ya Allah, sungguh aku mendekatkan diri pada-Mu dengan cara mengingat-Mu (berdzikir pada-Mu),
وَ اَسْتَشْفِعُ بِكَ اِلى نَفْسِكَ
dan aku meminta pertolongan (syafa’at) dari diri-Mu untuk meraih-Mu,
وَ اَسْئَلُكَ بِجُودِكَ اَنْ تُدْنِيَنى مِنْ قُرْبِكَ
dan aku memohon kedermawaan-Mu agar mendekatkan diri ini padamu.
وَ اَنْ تُوزِعَنى شُكْرَكَ وَ اَنْ تُلْهِمَنى ذِكْرَكَ
Lalu Kau karuniakan aku syukur, mengilhamkanku dzikir.
اَللّهُمَّ اِنّى اَسْئَلُكَ سُؤ الَ خاضِعٍ مُتَذَلِّلٍ خاشِعٍ
Ya Allah, sungguh aku memohon pada-Mu dengan permohonan orang yang rendah, hina, khusyu’,
اَنْ تُسامِحَنى وَ تَرْحَمَنى
agar Kau memaafkan aku, merahmatiku,
وَ تَجْعَلَنى بِقِسْمِكَ راضِياً قانِعاً
dan menjadikanku ridha dan merasa cukup dengan pemberian-Mu.
وَ فى جَميعِ الاْحْوالِ مُتَواضِعاً
Juga jadikan aku senantiasa rendah hati dalam setiap keadaan.
اَللّهُمَّ وَ اَسْئَلُكَ سُؤالَ مَنِ اشْتَدَّتْ فاقَتُهُ
Ya Tuhanku, aku meminta dari-Mu dengan permintaan orang yang begitu besar kebutuhannya,
وَ اَنْزَلَ بِكَ عِنْدَ الشَّدآئِدِ حاجَتَهُ
yang telah meluapkan segala kebutuhannya pada-Mu saat terdesak,
وَ عَظُمَ فيما عِنْدَكَ رَغْبَتُهُ
yang juga besar harapannya terhadap apa yang ada di sisi-Mu.
اَللّهُمَّ عَظُمَ سُلْطانُكَ وَ عَلا مَكانُكَ
Ya Allah, begitu agung kuasa-Mu dan tinggi tahta-Mu.
وَ خَفِىَ مَكْرُكَ وَ ظَهَرَ اَمْرُكَ
Sungguh samar makar-Mu, dan nampak perkara-Mu.
وَ غَلَبَ قَهْرُكَ وَ جَرَتْ قُدْرَتُكَ
Kekuatan-Mu selalu menang dan juga kudrat-Mu.
وَ لا يُمْكِنُ الْفِرارُ مِنْ حُكُومَتِكَ
Tak mungkin (ada yang bisa) lari dari kekuasaan-Mu.
اَللّهُمَّ لا اَجِدُ لِذُنُوبى غافِراً وَ لا لِقَبائِحى ساتِراً
Ya Allah Tuhanku, aku tidak menemukan selain Engkau yang dapat memaafkan dosa-dosaku, dan tidak pula yang dapat menutupi keburukan-keburukanku.
وَ لا لِشَىْءٍ مِنْ عَمَلِىَ الْقَبيحِ بِالْحَسَنِ مُبَدِّلاً غَيْرَكَ
Juga tiada lagi selain-Mu yang bersedia membalas dengan kebaikan atas keburukan yang telah kulakukan.
لا اِلهَ اِلاّ اَنْتَ سُبْحانَكَ وَ بِحَمْدِكَ
Benar tiada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau dan segala puji bagi-Mu.
ظَلَمْتُ نَفْسى
Aku telah zalim pada diriku sendiri.
وَ تَجَرَّأتُ بِجَهْلى
Telah lancang karena kebodohanku.
وَ سَكَنْتُ اِلى قَديمِ ذِكْرِكَ لى وَ مَنِّكَ عَلَىَّ
Aku lalai karena merasa nyaman karena Engkau selalu mengingatku dan mengasihiku.
اَللّهُمَّ مَوْلاىَ كَمْ مِنْ قَبيحٍ سَتَرْتَهُ
Ya Rabbi ya Tuhan, betapa banyak keburukanku yang telah kau tutupi?
وَ كَمْ مِنْ فادِحٍ مِنَ الْبَلاَّءِ اَقَلْتَهُ
Betapa banyak bala dan bencana yang telah Kau hindarkan dariku?
وَ كَمْ مِنْ عِثارٍ وَقَيْتَهُ
Betapa sering Engkau mencegahku tergelincir?
وَ كَمْ مِنْ مَكْرُوهٍ دَفَعْتَهُ
Betapa Engkau menjagaku dari keburukan?
وَ كَمْ مِنْ ثَناَّءٍ جَميلٍ لَسْتُ اَهْلاً لَهُ نَشَرْتَهُ
Betapa sering pula Engkau menebar pujian-pujian untukku yang padahal aku tidak pantas mendapatkannya?
اَللّهُمَّ عَظُمَ بَلاَّئى وَ اَفْرَطَ بى سُوَّءُ حالى
Ya Allah, betapa besar balaku ini, keterlaluan sudah buruknya keadaan hamba-Mu,
وَ قَصُرَتْ بى اَعْمالى وَ قَعَدَتْ بى اَغْلالى
sedikit sekali amalku, keterikatanku pada dunia telah mengekangku di sini,
وَ حَبَسَنى عَنْ نَفْعى بُعْدُ اَمَلى وَ خَدَعَتْنِى الدُّنْيا بِغُرُورِها
angan-angan panjangku telah menahanku dari apa-apa yang dapat menguntungkanku. Dunia telah menipuku dengan tipuan-tipuannya!
وَ نَفْسى بِجِنايَتِها وَ مِطالى
Dan diriku terlumuri dosa dan keburukannya, lalu tinggal cukup lama di dalamnya.
يا سَيِّدى فَاَسْئَلُكَ بِعِزَّتِكَ اَنْ لا يَحْجُبَ عَنْكَ دُعاَّئى
Wahai Tuhanku, kini aku memohon pada-Mu demi kemuliaan-Mu jangan Kau biarkan doaku tertutupi (agar Engkau tidak berpaling dari doaku)
سُوَّءُ عَمَلى وَ فِعالى
dikarenakan buruknya amal perbuatanku.
وَ لا تَفْضَحْنى بِخَفِىِّ مَا اطَّلَعْتَ عَلَيْهِ مِنْ سِرّى
Jangan pula Kau buka aib yang telah kulakukan saat aku sendiri.
وَلا تُعاجِلْنى بِالْعُقُوبَةِ عَلى ما عَمِلْتُهُ فى خَلَواتى
Jangan terburu-buru menurunkan hukuman padaku atas apa yang telah kulakukan di saat sepi,
مِنْ سُوَّءِ فِعْلى وَ اِساَّئَتى وَ دَوامِ تَفْريطى وَ جَهالَتى
termasuk perbuatan-perbuatan burukku, keterlaluanku dan kebodohanku,
وَ كَثْرَةِ شَهَواتى وَ غَفْلَتى
tingginya syahwatku dan kelalaianku.
وَ كُنِ اللّهُمَّ بِعِزَّتِكَ لى فى كُلِّ الاْحْوالِ رَؤُفاً
Tetaplah selalu sayang padaku demi kemuliaan-Mu dalam setiap keadaan,
وَ عَلَىَّ فى جَميعِ الاُمُورِ عَطُوفاً
dan juga mengasihiku dalam segala perkara.
اِلهى وَرَبّى مَنْ لى غَيْرُكَ
Ya Ilahi wahai Tuhanku, siapa lagi untukku selain-Mu?
اَسْئَلُهُ كَشْفَ ضُرّى
Yang dapat kuminta agar menyingkirkan keburukanku
وَالنَّظَرَ فى اَمْرى
dan menoleh pada masalah-masalahku.
اِلهى وَ مَوْلاىَ اَجْرَيْتَ عَلَىَّ حُكْماً اِتَّبَعْتُ فيهِ هَوى نَفْسى
Ilahi, engkau telah memberlakukan atasku hukum orang yang telah mengikuti hawa nafsu,
وَ لَمْ اَحْتَرِسْ فيهِ مِنْ تَزْيينِ عَدُوّى فَغَرَّنى بِما اَهْوى
dan aku benar-benar tidak berhat-hati dengan buaian musuhku yang kemudian menipuku sesuka hatinya
وَ اَسْعَدَهُ عَلى ذلِكَ الْقَضاَّءُ
dan Qadha serta Qadar telah mendukungnya,
فَتَجاوَزْتُ بِما جَرى عَلَىَّ مِنْ ذلِكَ بَعْضَ حُدُودِكَ
lalu dengan keadaan ini aku melangkahi batasan-batasan yang seharusnya tak boleh kulangkahi;
وَ خالَفْتُ بَعْضَ اَوامِرِكَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَىَّ فى جَميعِ ذلِكَ
membangkang terhadap sebagian perintah-perintah-Mu. Maka segala puji bagi-Mu atas semua itu.
وَ لا حُجَّةَ لى فيما جَرى عَلَىَّ فيهِ قَضاَّؤُكَ
Aku tidak bisa berkata apa-apa atas hukuman yang Kau putuskan untukku karenanya,
وَ اَلْزَمَنى حُكْمُكَ وَ بَلاؤُكَ
yang telah Kau pastikan dari hukuman dan bala-mu.
وَ قَدْ اَتَيْتُكَ يا اِلهى بَعْدَ تَقْصيرى وَ اِسْرافى عَلى نَفْسى
Aku mendatangi-Mu wahai Tuhanku setelah segala kesalahan dan keterlaluanku atas diriku ini
مُعْتَذِراً نادِماً مُنْكَسِراً مُسْتَقيلاً مُسْتَغْفِراً مُنيباً مُقِرّاً مُذْعِناً مُعْتَرِفاً
dengan meminta maaf, menyesal, patah hati, beristighfar, bertaubat, mengaku atas dosaku…
لا اَجِدُ مَفَرّاً مِمّا كانَ مِنّى وَ لا مَفْزَعاً اَتَوَجَّهُ اِلَيْهِ فى اَمْرى
Aku tidak menemukan jalan untuk lari dan berlindung ketakutan,
غَيْرَ قَبُولِكَ عُذْرى وَ اِدْخالِكَ اِيّاىَ فى سَعَةِ رَحْمَتِكَ
selain membuat-Mu menerima maafku dan memasukkanku ke dalam rahmat-Mu.
اَللّهُمَّ فَاقْبَلْ عُذْرى وَارْحَمْ شِدَّةَ ضُرّى
Ya Allah, terimalah maaf ini kasihanilah hamba yang sangat buruk ini.
وَ فُكَّنى مِنْ شَدِّ وَ ثاقى
Bebaskan aku dari belenggu dosaku.
يا رَبِّ ارْحَمْ ضَعْفَ بَدَنى
Ya Rabbi, kasihani tubuhku yang lemah ini,
وَ رِقَّةَ جِلْدى وَ دِقَّةَ عَظْمى
kulitnya yang tipis, dan tulangnya yang rapuh.
يا مَنْ بَدَءَ خَلْقى وَ ذِكْرى وَ تَرْبِيَتى
Wahai yang memulai penciptaanku dan mendidikku,
وَ بِرّى وَ تَغْذِيَتى
lalu berbuat baik padaku dan menghidupiku,
هَبْنى لاِبْتِدآءِ كَرَمِكَ وَ سالِفِ بِرِّكَ بى
berilah kembali kebaikan-Mu itu sebagaimana yang lalu.
يا اِلهى وَ سَيِّدى وَ رَبّى اَتُراكَ مُعَذِّبى بِنارِكَ بَعْدَ تَوْحيدِكَ
Ya Ilahi wahai Tuhanku, apakah benar Kau akan membiarkanku diadzab di neraka-Mu setelah aku mengakui keesaan-Mu?
وَ بَعْدَ مَا انْطَوى عَلَيْهِ قَلْبى مِنْ مَعْرِفَتِكَ
Setelah hati ini menyadari keagungan-Mu? dan lidahku bergetar saat mengingat-Mu?
وَ لَهِجَ بِهِ لِسانى مِنْ ذِكْرِكَ
Sampai-sampai lidahku lancar berdzikir menyebut nama-Mu,
وَاعْتَقَدَهُ ضَميرى مِنْ حُبِّكَ
dan jiwaku telah terikat dengan kecintaan pada-Mu.
وَ بَعْدَ صِدْقِ اعْتِرافى وَ دُعاَّئى خاضِعاً لِرُبُوبِيَّتِكَ
Apa benar Kau akan menyiksaku setelah kuakui Engkau secara jujur, berdoa pada-Mu secara tulus, dan tunduk akan rububiyah-Mu?
هَيْهاتَ اَنْتَ اَكْرَمُ مِنْ اَنْ تُضَيِّعَ مَنْ رَبَّيْتَهُ اَوْ تُبْعِدَ مَنْ اَدْنَيْتَهُ
Tidak… Engkau tidak mungkin menghempaskan begitu saja hamba yang telah Kau didik. Maha Mulia Engkau untuk menjauhkan hamba yang pernah Kau dekatkan dan Kau sayangi,
اَوْ تُشَرِّدَ مَنْ اوَيْتَهُ اَوْ تُسَلِّمَ اِلَى الْبَلاءِ مَنْ كَفَيْتَهُ وَ رَحِمْتَهُ
dan menceburkannya dalam bala dan bencana padahal Engkau telah mencukupinya dan merahmatinya.
وَ لَيْتَ شِعْرى يا سَيِّدى
Aku ingin tahu, wahai Tuhanku…
وَ اِلهى وَ مَوْلاىَ اَتُسَلِّطُ النّارَ عَلى وُجُوهٍ خَرَّتْ لِعَظَمَتِكَ ساجِدَةً
Apakah Kau akan membakar wajah-wajah yang telah tunduk karena keagungan-Mu dalam sujud,
وَ عَلى اَلْسُنٍ نَطَقَتْ بِتَوْحيدِكَ صادِقَةً
Lidah yang mengucap tulus akan keesaan-Mu;
وَ بِشُكْرِكَ مادِحَةً
hamba yang telah memuji-Mu karena mensyukuri-Mu;
وَ عَلى قُلُوبٍ اعْتَرَفَتْ بِاِلهِيَّتِكَ مُحَقِّقَةً
hamba yang mengaku di hatinya bahwa Engkau benar-benar Tuhannya;
وَ عَلى ضَماَّئِرَ حَوَتْ مِنَ الْعِلْمِ بِكَ حَتّى صارَتْ خاشِعَةً
hamba yang hatinya penuh pengetahuan tentang-Mu hingga merasa takut;
وَ عَلى جَوارِحَ سَعَتْ اِلى اَوْطانِ تَعَبُّدِكَ طاَّئِعَةً
hamba yang tubuhnya bergegas dihantarkan menuju tempat ibadah-Mu dengan penuh kerinduan;
وَ اَشارَتْ بِاسْتِغْفارِكَ مُذْعِنَةً
dan mengisyarahkan istighfarnya dengan penuh harapan pengampunan.
ما هكَذَا الظَّنُّ بِكَ وَ لا اُخْبِرْنا بِفَضْلِكَ عَنْكَ
Sunggah tidak seperti itu prasangkaku, tidak seperti itu yang pernah kudengar tentang kemurahan-Mu.
يا كَريمُ يا رَبِّ
Wahai Yang Maha Pemurah waha Rabb-ku.
وَ اَنْتَ تَعْلَمُ ضَعْفى عَنْ قَليلٍ مِنْ بَلاَّءِ الدُّنْيا وَ عُقُوباتِها
Engkau tahu jelas betapa lemahnya aku yang tidak mampu bertahan atas bala di dunia dan hukuman yang sedikit ini,
وَ ما يَجْرى فيها مِنَ الْمَكارِهِ عَلى اَهْلِها
atas segala yang menimpa penduduknya dari kesusahan-kesusahan.
عَلى اَنَّ ذلِكَ بَلاَّءٌ وَ مَكْرُوهٌ قَليلٌ مَكْثُهُ يَسيرٌ بَقاَّئُهُ قَصيرٌ مُدَّتُهُ
Padahal bala dan kesusahan itu hanya sedikit, sebentar, dan pendek masanya.
فَكَيْفَ احْتِمالى لِبَلاَّءِ الاْخِرَةِ وَ جَليلِ وُقُوعِ الْمَكارِهِ فيهاُ
Lalu bagaimana mungkin daku bertahan dalam bala dan siksa akhirat dan segala hukuman yang ada di sana?
وَهُوَ بَلاَّءٌ تَطُولُ مُدَّتُه وَ يَدُومُ مَقامُهُ وَ لا يُخَفَّفُ عَنْ اَهْلِهِ لاِنَّهُ لا يَكُونُ اِلاّ عَنْ غَضَبِكَ
Yang berlangsung lama dan tidak ada keringanan bagi penghuninya karena amarah-Mu…
وَاْنتِقامِكَ وَ سَخَطِكَ وَ هذا ما لا تَقُومُ لَهُ السَّمواتُ وَالاْرْضُ
Karena murka-Mu. Bahkan langit dan bumi pun tak mampu menahan siksa hukuman itu.
يا سَيِّدِى فَكَيْفَ لى وَ اَنَا عَبْدُكَ الضَّعيفُ الذَّليلُ
Apa lagi aku? Aku hambamu yang lemah, hina,
الْحَقيرُ الْمِسْكينُ الْمُسْتَكينُ
malang, papa.
يا اِلهى وَ رَبّى وَ سَيِّدِى وَ مَوْلاىَ
Ya Tuhanku,
لاِىِّ الاُمُورِ اِلَيْكَ اَشْكُو وَ لِما مِنْها اَضِجُّ وَ اَبْكى
apa yang akan kuadukan pada-Mu di sana nanti? Karena apa kelak aku akan menangis di sana?
لاِليمِ الْعَذابِ وَ شِدَّتِهِ اَمْ لِطُولِ الْبَلاَّءِ وَ مُدَّتِهِ
Apakah karena pedihnya siksaan, atau karena lamanya aku akan disiksa?
فَلَئِنْ صَيَّرْتَنى لِلْعُقُوباتِ مَعَ اَعْدآئِكَ وَ جَمَعْتَ بَيْنى وَ بَيْنَ اَهْلِ بَلاَّئِكَ
Jika seandainya Kau akan mengumpulkanku bersama musuh-musuh-Mu, bersama penduduk neraka-Mu,
وَ فَرَّقْتَ بَيْنى وَ بَيْنَ اَحِبّاَّئِكَ وَ اَوْلياَّئِكَ
dan Kau pisah aku dari hamba-hamba kecintaan-Mu,
فَهَبْنى يا اِلهى وَ سَيِّدِى وَ مَوْلاىَ وَ رَبّى صَبَرْتُ عَلى عَذابِكَ
maka ya Tuhan, aku mungkin masih bisa bersabar atas siksaan itu.
فَكَيْفَ اَصْبِرُ عَلى فِراقِكَ
Namun bagaimana aku bisa bersabar atas perpisahan dari-Mu?
وَ هَبْنى صَبَرْتُ عَلى حَرِّ نارِكَ فَكَيْفَ اَصْبِرُ عَنِ النَّظَرِ اِلى كَرامَتِكَ
Anggaplah aku tahan dengan panasnya api neraka-Mu, lalu bagaimana aku bisa bersabar untuk ingin merasakan kasih-Mu.
اَمْ كَيْفَ اَسْكُنُ فِى النّارِ وَ رَجاَّئى عَفْوُكَ
Bagaimana aku tinggal di neraka? Sedang harapanku adalah maaf-Mu.
فَبِعِزَّتِكَ يا سَيِّدى وَ مَوْلاىَ اُقْسِمُ صادِقاً لَئِنْ تَرَكْتَنى ناطِقاً
Maka demi kemuliaan-Mu, wahai Tuhanku, aku bersumpah, jika engkau membiarkanku dapat berbicara di sana,
لاَضِجَّنَّ اِلَيْكَ بَيْنَ اَهْلِها ضَجيجَ الاْ مِلينَ وَ لاَصْرُخَنَّ اِلَيْكَ صُراخَ الْمَسْتَصْرِخينَ
aku akan berteriak di tengah-tengah mereka memanggil-Mu,
وَ لاَبْكِيَنَّ عَلَيْكَ بُكاَّءَ الْفاقِدينَ
menangis karena kehilangan-Mu,
وَ لاُنادِيَنَّكَ اَيْنَ كُنْتَ يا وَلِىَّ الْمُؤْمِنينَ يا غايَةَ امالِ الْعارِفينَ
akan kupanggil nama-Mu: di manakah Engkau wahai pengayom orang-orang yang beriman!? Wahai harapan orang-orang arif,
يا غِياثَ الْمُسْتَغيثينَ يا حَبيبَ قُلُوبِ الصّادِقينَ وَ يا اِلهَ الْعالَمينَ
Wahai pertolongan hamba-hamba yang memohon pertolongan, wahai kecintaan hati-hati yang tulus, wahai Tuhan semesta alam.
اَفَتُراكَ سُبْحانَكَ يا اِلهى وَ بِحَمْدِكَ تَسْمَعُ فيها صَوْتَ عَبْدٍ مُسْلِمٍ سُجِنَ فيها بِمُخالَفَتِهِ
Tegakah Engkau wahai Tuhanku yang kupuji, mendengar suara hamba-Mu di sana yang kesakitan terkurung api neraka-Mu karena pertentangannya,
وَ ذاقَ طَعْمَ عَذابِها بِمَعْصِيَتِهِ وَ حُبِسَ بَيْنَ اَطْباقِها بِجُرْمِهِ وَ جَريرَتِهِ
dan merasakan siksa-Mu karena maksiatnya, terperangkap di antara lapisan-lapisannya karena kejahatannya,
وَ هُوَ يَضِجُّ اِلَيْكَ ضَجيجَ مُؤَمِّلٍ لِرَحْمَتِكَ
sedang ia memelas dan memohon rahmat-Mu,
وَ يُناديكَ بِلِسانِ اَهْلِ تَوْحيدِكَ وَ يَتَوَسَّلُ اِلَيْكَ بِرُبُوبِيَّتِكَ يا مَوْلاىَ
memanggilmu dengan lidah ahli Tauhid, bertawasul pada-Mu dengan rububiyah-Mu. Ya Rabbi,
فَكَيْفَ يَبْقى فِى الْعَذابِ وَ هُوَ يَرْجُوا ما سَلَفَ مِنْ حِلْمِكَ
bagaimana ia tetap berada dalam siksa sedang ia memohon apa yang ia dengar sebelumnya tentang ampun-Mu?
اَمْ كَيْفَ تُؤْلِمُهُ النّارُ وَ هُوَ يَأمُلُ فَضْلَكَ وَ رَحْمَتَكَ
Bagaimana api menyakitinya sedang ia senantiasa merenungi karunia dan rahmat-Mu?
اَمْ كَيْفَ يُحْرِقُهُ لَهيبُها وَ اَنْتَ تَسْمَعُ صَوْتَهُ وَ تَرى مَكانَهُ
Bagaimana jilatan api membakarnya sedang Engkau sendiri sedang mendengar suaranya, melihat di mana ia berada?
اَمْ كَيْفَ يَشْتَمِلُ عَلَيْهِ زَفيرُها وَ اَنْتَ تَعْلَمُ ضَعْفَهُ
Bagaimana api menyelimutinya padahal Kau tahu betapa ia lemah.
اَمْ كَيْفَ يَتَقَلْقَلُ بَيْنَ اَطْباقِها وَ اَنْتَ تَعْلَمُ صِدْقَهُ
Bagimana ia jatuh bangun di sana sedang Kau tahu ketulusannya?
اَمْ كَيْفَ تَزْجُرُهُ زَبانِيَتُها وَ هُوَ يُناديكَ يا رَبَّهُ
Bangaimana para penjaga neraka menggiringnya dengan kasar sedang ia selalu merintih, “Ya Tuhanku…”
اَمْ كَيْفَ يَرْجُو فَضْلَكَ فى عِتْقِهِ مِنْها فَتَتْرُكُهُ فيها
Bagaimana ia mengharap kemurahan-Mu namun Engkau meninggalkannya?
هَيْهاتَ ما ذلِكَ الظَّنُ بِكَ وَ لاَالْمَعْرُوفُ مِنْ فَضْلِكَ وَ لا مُشْبِهٌ لِما عامَلْتَ بِهِ الْمُوَحِّدينَ مِنْ بِرِّكَ وَ اِحْسانِكَ
Tidak, sungguh aku tidak menyangka Engkau akan seperti itu. Bukan seperti itu apa yang sering aku dengar tentang kemurahan-Mu. Sama sekali tidak seperti bagaimana Engkau memperlakukan hamba-hamba yang mengesakan-Mu
فَبِالْيَقينِ اَقْطَعُ لَوْ لا ما حَكَمْتَ بِهِ مِنْ تَعْذيبِ جاحِديكَ وَ قَضَيْتَ بِهِ مِنْ اِخْلادِ مُعانِديكَ
Dengan penuh yakin, jika seandainya Engkau tidak berjanji untuk menyiksa para pendosa-Mu, jika sebelumnya Engkau tidak bertekat untuk mengekalkan musuh-musuh-Mu di sana,
لَجَعَلْتَ النّارَ كُلَّها بَرْداً وَ سَلاماً وَ ما كانَ لاِحَدٍ فيها مَقَرّاً وَ لا مُقاماً
Engkau pasti telah menjadikan api neraka seluruhnya dingin dan tentram; tidak akan ada satupun yang akan tinggal di sana.
لكِنَّكَ تَقَدَّسَتْ اَسْماَّؤُكَ اَقْسَمْتَ اَنْ تَمْلاَها مِنَ الْكافِرينَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنّاسِ اَجْمَعينَ
Namun amat suci nama-Mu. Engkau telah berjanji untuk memenuhinya dengan orang-orang kafir, baik dari jin maupun manusia,
وَ اَنْ تُخَلِّدَ فيهَا الْمُعانِدينَ
dan mengkekalkan di dalamnya orang-orang yang menentang.
وَ اَنْتَ جَلَّ ثَناؤُكَ قُلْتَ مُبْتَدِئاً وَ تَطَوَّلْتَ بِالاِنْعامِ مُتَكَرِّماً
Engkau juga telah berkata sebelumnya, dan telah menganugerahkan nikmat-nikmat ini atas kedermawanan-Mu,
اَفَمَنْ كانَ مُؤْمِناً كَمَنْ كانَ فاسِقاً لا يَسْتَوُونَ
seraya Kau katakan, “Apakah orang yang beriman sama dengan orang fasik? Sungguh berbeda.”
اِلهى وَ سَيِّدى فَاَسْئَلُكَ بِالْقُدْرَةِ الَّتى قَدَّرْتَها وَ بِالْقَضِيَّةِ الَّتى حَتَمْتَها وَ حَكَمْتَها
Ya Ilahi, wahai junjunganku, maka aku memohon dengan kekuatan yang telah Kau kudratkan, dan dengan keputusan yang telah Kau putuskan dan pastikan,
وَ غَلَبْتَ مَنْ عَلَيْهِ اَجْرَيْتَها اَنْ تَهَبَ لى فى هذِهِ اللَّيْلَةِ وَ فى هذِهِ السّاعَةِ
dan telah Kau menangi siapapun yang Kau berlakukan itu atasnya, agar Kau memberikan daku di malam ini, dan detik ini juga,
كُلَّ جُرْمٍ اَجْرَمْتُهُ وَ كُلَّ ذَنْبٍ اَذْنَبْتُهُ وَ كُلَّ قَبِيحٍ اَسْرَرْتُهُ وَ كُلَّ جَهْلٍ عَمِلْتُهُ
anugrah maaf atas segala kejahaan yang telah kujalani, juga dosa yang telah kulakukan, keburukan yang telah kusembunyikan, dan segala kebodohan yang telah kulakukan;
كَتَمْتُهُ اَوْ اَعْلَنْتُهُ اَخْفَيْتُهُ اَوْ اَظْهَرْتُهُ وَ كُلَّ سَيِّئَةٍ اَمَرْتَ بِاِثْباتِهَا الْكِرامَ الْكاتِبينَ
baik diam-diam atau terang-terangan; kusembunyikan atau kutampakkan; dan segala nista yang telah kau perintahkan para malaikat mulia untuk mencatatnya,
الَّذينَ وَكَّلْتَهُمْ بِحِفْظِ ما يَكُونُ مِنّى
yang Kau percaya untuk mengingat apa yang telah kukerjakan
وَ جَعَلْتَهُمْ شُهُوداً عَلَىَّ مَعَ جَوارِحى وَ كُنْتَ اَنْتَ الرَّقيبَ عَلَىَّ مِنْ وَراَّئِهِمْ
dan Kau jadikan mereka saksi atas apa yang dilakukan anggota tubuhku. Engkau juga selalu ada di belakang mereka,
وَالشّاهِدَ لِما خَفِىَ عَنْهُمْ وَ بِرَحْمَتِكَ اَخْفَيْتَهُ وَ بِفَضْلِكَ سَتَرْتَهُ
dan menyaksikan apa yang tidak mereka saksikan. Karena rahmat-Mu pula tutupilah semua itu.
وَ اَنْ تُوَفِّرَ حَظّى مِنْ كُلِّ خَيْرٍ اَنْزَلْتَهُ اَوْ اِحْسانٍ فَضَّلْتَهُ اَوْ بِرٍّ نَشَرْتَهُ
Aku juga memohon agar memenuhi nasibku ini dengan segala kebaikan yang Kau turunkan, cinta dan kasih sayang yang Kau anugerahkan kebaikan yang Kau tebar,
اَوْ رِزْقٍ بَسَطْتَهُ اَوْ ذَنْبٍ تَغْفِرُهُ اَوْ خَطَاءٍ تَسْتُرُهُ
rizki yang Kau gelar, dosa yang Kau ampuni, atau kesalahan yang Kau tutupi.
يا رَبِّ يا رَبِّ يا رَبِّ
Ya Rabbi, ya Rabbi, ya Rabbi.
يا اِلهى وَ سَيِّدى وَ مَوْلاىَ وَ مالِكَ رِقّى يا مَنْ بِيَدِهِ ناصِيَتى
Ya Allah wahai Tuhanku, Tuanku, dan pemilik diriku, wahai yang menguasai ikhtiarku,
يا عَليماً بِضُرّى وَ مَسْكَنَتى يا خَبيراً بِفَقْرى وَ فاقَتى
wahai yang tahu buruk dan malangnya aku, wahai yang mendengar fakir dan miskinnya hambamu ini,
يا رَبِّ يا رَبِّ يا رَبِّ
ya Rabbi, ya Rabbi, ya Rabbi,
اَسْئَلُكَ بِحَقِّكَ وَ قُدْسِكَ وَ اَعْظَمِ صِفاتِكَ
aku memohon pada-Mu demi hak-Mu, kudus-Mu, dan sifat-sifat agung-Mu…
وَ اَسْماَّئِكَ اَنْ تَجْعَلَ اَوْقاتى مِنَ اللَّيْلِ وَالنَّهارِ بِذِكْرِكَ مَعْمُورَةً
juga dengan nama-nama-Mu, agar Kau jadikan waktu-waktuku di malam dan siang hari penuh dengan dzikir pada-Mu
وَ بِخِدْمَتِكَ مَوْصُولَةً وَ اَعْمالى عِنْدَكَ مَقْبُولَةً
khidmat untuk-Mu selalu, dan Kau terima amal-amalku;
حَتّى تَكُونَ اَعْمالى وَ اَوْرادى كُلُّها وِرْداً واحِداً وَ حالى فى خِدْمَتِكَ سَرْمَداً
sehingga segala yang kulakukan bagaikan wirid-wirid yang satu, dan aku selalu dalam keadaan berkhidmat untukmu.
يا سَيِّدى يا مَنْ عَلَيْهِ مُعَوَّلى يا مَنْ اِلَيْهِ شَكَوْتُ اَحْوالى
Wahai sandaranku, wahai tempatku mengadukan kondisiku,
يا رَبِّ يا رَبِّ يا رَبِّ
ya Rabbi, ya Rabbi, ya Rabbi,
قَوِّ عَلى خِدْمَتِكَ جَوارِحى وَاشْدُدْ عَلَى الْعَزيمَةِ جَوانِحى وَ هَبْ لِىَ الْجِدَّ فى خَشْيَتِكَ
kuatkanlah tubuh hambamu untuk berkhidmat, kokohkan tekatku, berilah aku kesungguhan dalam berkhusyuk,
وَالدَّوامَ فِى الاِتِّصالِ بِخِدْمَتِكَ حَتّى اَسْرَحَ اِلَيْكَ فى مَيادينِ السّابِقينَ
istiqamah untuk selalu terus menerus berkhidmat, sehingga aku dapat bergegas menuju-Mu di medan-medan para kekasih-Mu yang menuju,
وَ اُسْرِعَ اِلَيْكَ فِى الْبارِزينَ وَ اَشْتاقَ اِلى قُرْبِكَ فِى الْمُشْتاقينَ
menyusul menjadi yang terdepan, merindukan kedekatan dengan-Mu seperti para perindu lainnya,
وَ اَدْنُوَ مِنْكَ دُنُوَّ الْمُخْلِصينَ وَ اَخافَكَ مَخافَةَ الْمُوقِنينَ
menjadi lebih dekat sebagaimana orang-orang yang ikhlas, takut akan azab-Mu seperti takutnya orang-orang yang yakin,
وَ اَجْتَمِعَ فى جِوارِكَ مَعَ الْمُؤْمِنينَ
lalu aku berkumpul di sisi-Mu dengan orang-orang yang beriman.
اَللّهُمَّ وَ مَنْ اَرادَنى بِسُوَّءٍ فَاَرِدْهُ وَ مَنْ كادَنى فَكِدْهُ
Ya Allah, siapapun yang menginginkan keburukan untukku maka tolaklah, siapapun yang dengki padaku dengkilah padanya,
وَاجْعَلْنى مِنْ اَحْسَنِ عَبيدِكَ نَصيباً عِنْدَكَ
dan jadikan aku hamba yang paling bagus nasibnya di sisi-Mu
وَ اَقْرَبِهِمْ مَنْزِلَةً مِنْكَ وَ اَخَصِّهِمْ زُلْفَةً لَدَيْكَ فَاِنَّهُ لا يُنالُ ذلِكَ اِلاّ بِفَضْلِكَ
dn paling dekat kedudukannya dengan-Mu, yang paling istimewa martabatnya di hadapan-Mu. Sungguh itu semua tidak akan dapat digapai kecuali dengan karunia-Mu.
وَ جُدْلى بِجُودِكَ وَاعْطِفْ عَلَىَّ بِمَجْدِكَ وَاحْفَظْنى بِرَحْمَتِكَ
Bermurah hatilah padaku dengan kemurah-hatian-Mu, torehkan perhatian-Mu padaku dengan keagungan-Mu,
وَاجْعَلْ لِسانى بِذِكْرِكَ لَهِجاً وَ قَلْبى بِحُبِّكَ مُتَيَّماً
dengan rahmat-Mu jadikan lidah ini senantiasa menyebut-Mu dengan nyata, dan hatiku penuh cinta-Mu
وَ مُنَّ عَلَىَّ بِحُسْنِ اِجابَتِكَ وَ اَقِلْنى عَثْرَتى وَاغْفِرْ زَلَّتى
karuniakan daku jawaban doa, kurangi ketergelinciranku, ampuni kesalahanku.
فَاِنَّكَ قَضَيْتَ عَلى عِبادِكَ بِعِبادَتِكَ وَ اَمَرْتَهُمْ بِدُعاَّئِكَ وَ ضَمِنْتَ لَهُمُ الاِجابَةَ
Sesungguhnya Engkau telah memerintahkan hamba-hamba-Mu untuk menyembah-Mu, menyuruh mereka berdoa, dan Kau janjikan jawaban serta ijabah
فَاِلَيْكَ يا رَبِّ نَصَبْتُ وَجْهى وَ اِلَيْكَ يا رَبِّ مَدَدْتُ يَدى
maka kini kutengadahkan wajahku pada-Mu, dan kepada-Mu ya Tuhan kuangkat kedua tanganku,
فَبِعِزَّتِكَ اسْتَجِبْ لى دُعاَّئى وَ بَلِّغْنى مُناىَ وَ لا تَقْطَعْ مِنْ فَضْلِكَ رَجاَّئى
Maka demi keagungan-Mu, jawablah doaku ini, sampaikan aku kepada harapanku, jangan Kau potong harapan ini terhadap kemurahan-Mu,
وَاكْفِنى شَرَّ الْجِنِّ وَالاِنْسِ مِنْ اَعْدآئى
jagalah aku dari keburukan jin dan manusia, dari golongan musuh-musuhku…
يا سَريعَ الرِّضا
Wahai yang cepat ridha-Nya,
اِغْفِرْ لِمَنْ لا يَمْلِكُ اِلا الدُّعاَّءَ فَاِنَّكَ فَعّالٌ لِما تَشاَّءُ
ampuni hamba yang tidak memiliki apapun selain doa. Sesungguhnya Engkau maha melakukan apapun yang Kau inginkan.
يا مَنِ اسْمُهُ دَوآءٌ وَ ذِكْرُهُ شِفاَّءٌ وَ طاعَتُهُ غِنىً
Wahai yang nama-Nya adalah obat, dan mengingat-Nya adalah kesembuhan, taat padanya adalah kekayaan,
اِرْحَمْ مَنْ رَأسُ مالِهِ الرَّجاَّءُ وَ سِلاحُهُ الْبُكاَّءُ
kasihi orang yang modalnya hanya harapan, senjatanya adalah tangisan,
يا سابِغَ النِّعَمِ يا دافِعَ النِّقَمِ يا نُورَ الْمُسْتَوْحِشينَ فِى الظُّلَمِ
Wahai yang selalu memberi nikmat, mencegah keburukan, wahai cahaya orang yang mencari pelita di kegelapan,
يا عالِماً لا يُعَلَّمُ صَلِّ عَلى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ
wahai yang mengetahui tanpa diberi tahu, curahkanlah shalawat-Mu pada Muhammad dan keluarga Muhammad,
وَافْعَلْ بى ما اَنْتَ اَهْلُهُ
dan perlakukan daku sebagaimana menurutmu layak Kau perlakukan.
وَ صَلَّى اللّهُ عَلى رَسُولِهِ وَالاْئِمَّةِ الْمَيامينَ مِنْ الِهِ وَ سَلَّمَ تَسْليماً كَثيراً
Semoga Allah senantiasa menyampaikan salam sejahtera shalawat kepada utusan-Nya dan para imam dari keluarganya sebanyak-banyaknya.

Komentar